Memakai deodoran segera setelah mencukur atau melakukan waxing mungkin terasa seperti langkah yang tepat untuk menjaga ketiak tetap segar. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya ini bisa menjadi bumerang? Kulit ketiak yang baru dicukur atau di-waxing sangat sensitif dan rentan. Proses ini menciptakan luka mikro yang tak terlihat, membuat kulit lebih mudah iritasi. Produk deodoran, terutama yang mengandung alkohol atau bahan kimia keras lainnya, dapat dengan mudah masuk ke dalam luka-luka kecil ini, menyebabkan rasa perih, gatal, bahkan kemerahan. Alih-alih membuat formula lebih meresap dan efektif, Anda justru berisiko mengalami peradangan dan ketidaknyamanan.
Oleh karena itu, sangat disarankan untuk memberikan jeda waktu sebelum mengaplikasikan deodoran. Tunggu setidaknya 15–30 menit, atau idealnya sampai keesokan harinya, untuk memastikan pori-pori dan kulit kembali tenang. Setelah mencukur atau waxing, Anda bisa membilas area ketiak dengan air dingin untuk menenangkan kulit. Pilihlah deodoran yang diformulasikan untuk kulit sensitif, bebas alkohol, dan mengandung pelembap alami seperti lidah buaya atau shea butter. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi risiko iritasi, tetapi juga memungkinkan deodoran bekerja secara optimal tanpa mengganggu keseimbangan alami kulit Anda.

